Dokter muda Community Medicine batch 7-26 Mei 2012 balik ke Surabaya! :D
Saya dan 23 teman lain dikirim ke Jombang pada tanggal 7 Mei , untuk melaksanakan stase Community Medicine. Dua belas orang di Puskesmas Tapen dan 12 lagi di Puskesmas Tembelang (termasuk saya).
Di Community Medicine ini masing-masing kelompok melakukan survey (tema sudah ditentukan), mencari masalah, mendiagnosa komunitas, dan memberi terapi komunitas.
Kelompok Puskesmas Tapen mengangkat tema tentang Farmasi Komunitas , dan kelompok Puskesmas Tembelang mengangkat tema tentang Psikiatri Komunitas.
Karena saya kelompok Tembelang, ya saya ceritakan yang kami lakukan di Tembelang :D
7 Mei tiba di Tembelang, kepala masih kosong, hati kosong.
Hari-hari berikutnya, saya dan teman-teman, melakukan pengenalan medan, survey, mendiagnosa, dan memberikan terapi komunitas.
Pada saat pengenalan medan dan survey, kami dibantu oleh kepala desa dan kepala dusun. kami belajar bagaimana caranya berinteraksi dengan perangkat desa.
Saat survey kami berbicara dengan pasien gangguan jiwa , yang kadang bisa diajak bicara, kadang tidak. Ada yang hanya senyum-senyum, ada yang ga peduli, ada yang ngomong tapi ga bisa saya jawab (salah lo mand ga bisa bahasa jawa). Kami juga berbicara dengan keluarga pasien, mengetahui hancurnya hati mereka. Rata-rata pasien dirawat oleh orangtua mereka, yang sudah tua. saya sedih sekali melihat seorang ibu tua yang menangis saat menceritakan tentang anaknya yang gangguan jiwa, ia berharap anaknya sembuh,dan ia senang kami datang untuk ngobrol-ngobrol sbentar.Hmm bagi saya, ibu itu pahlawan.Selain itu kami juga berbicara dengan tetangga pasien, mengetahui keresahan mereka, simpati mereka, keengganan mereka.
Hasil survey 2 hari , kami dikejutkan dengan temuan kami. Kami menemukan adanya 48 kasus gangguan jiwa berat, di wilayah Puskesmas Tembelang yang terdiri dari 7 desa. Dari 48 kasus, ditemukan 1 orang yang dikurung (hanya keluar 1 bulan sekali untuk dimandikan) dan 1 orang dipasung (kaki sudah lumpuh), keduanya untuk kurun waktu puluhan tahun. Kami melihat bahwa masalah kejiwaan adalah masalah yang serius di wilayah kerja Puskesmas Tembelang.Dokter muda Community Medicine ngeri dan sadar, ini loh masyarakatnya sakit.parah.
Setelah survey, kami mengadakan lokakarya bertajuk “Tembelang BERSAHAJA, Bersama Sehat Jiwa dan Raga”,yang dihadiri oleh KaDinkes Jombang, Camat, Kepala desa, Muspika, Koramil, Pasien, keluarga pasien, pihak puskesmas Tembelang, puskesmas tetangga dan para kader kesehatan. Lokakarya ini bertujuan untuk bersama-sama menentukan masalah dari masyarakat dan mencari solusinya bersama-sama. Bersyukur sekali lokakarya berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepakatan. Pada perencanaan dan pelaksanaan lokakarya ini, kami belajar bagaimana cara berhubungan dengan birokrat, bagaimana membawa acara secara protokoler, dan sebagainya.
Setelah lokakarya, kami melakukan terapi komunitas, berdasarkan dengan nota kesepakatan yang sudah ditandatangani. Yang kami lakukan antara lain sosialisasi kesehatan jiwa pada saat refreshing kader, pelatihan penanganan pasien gaduh gelisah pada petugas Puskesmas(materi dibawakan oleh PPDS Kedokteran Jiwa FK Unair, dr. Ade Irawati), membuat poster promotif, membuat booklet penanganan dan terapi, dan membantu Puskesmas membuat proposal program UPK Jiwa dan menyampaikannya ke Dinkes Jombang (Oya, tujuan kami adalah merevitalisasi UPK Jiwa Puskesmas Tembelang).
SELESAI (?)
Hari ke 16 , dokter muda Community Medicine pulang. Pulang dengan penuh. Baik kepala mau pun hati. Banyak pengetahuan baru, banyak hal yang menjadi pikiran, banyak hal yang menjadi bahan perenungan.
Teman-teman,enam belas hari, bisa menjadi waktu yang singkat, bisa menjadi waktu yang panjang. Bukan tanpa hambatan, bukan gampang-gampang aja, kita sudah coba lakukan yang terbaik, walaupun masih jauh dari sempurna.
Enam belas hari, kita belajar banyak, jadi tahu kita belum apa-apa, belum bisa banyak hal.
Semoga enam belas hari ini, menjadi inisiasi untuk kita semua, jadi dokter yang memuliakan Tuhan, jadi dokter untuk rakyat.
(: